KHASANAH ISLAM
Oleh : Ustadz Wawan Juanda SH ( Ketua DPRD Kota Sukabumi )
Assalamualaikum Wr. Wb
Di dalam Islam, Ikhsan adalah Rukun Agama yang salah satu menjadi bagian utama yang menjadi tingkatan ibadah diri untuk bersujud kepada Allah SWt.
Rukun Ikhsan yang menurut para Ulama – ulama besar adalah merupakan ibadah utama yang menekankan kebersihan hati dalam beribadah dengan tujuan utama beribadah kepada Allah SWt.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ ۗ وَمَنْ يَّتَّبِعْ خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ فَاِ نَّهٗ يَأْمُرُ بِا لْـفَحْشَآءِ وَا لْمُنْكَرِ ۗ وَلَوْلَا فَضْلُ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهٗ مَا زَكٰى مِنْكُمْ مِّنْ اَحَدٍ اَبَدًا وَّلٰـكِنَّ اللّٰهَ يُزَكِّيْ مَنْ يَّشَآءُ ۗ وَا للّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ
yaaa ayyuhallaziina aamanuu laa tattabi’uu khuthuwaatisy-syaithoon, wa may yattabi’ khuthuwaatisy-syaithooni fa innahuu ya-muru bil-fahsyaaa-i wal-mungkar, walau laa fadhlullohi ‘alaikum wa rohmatuhuu maa zakaa mingkum min ahadin abadaw wa laakinnalloha yuzakkii may yasyaaa, wallohu samii’un ‘aliim
“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Barang siapa mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya dia (setan) menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan mungkar. Kalau bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, niscaya tidak seorang pun di antara kamu bersih (dari perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.”
(QS. An-Nur 24: Ayat 21).
Hati yang bersih merupakan kemurnian seorang muslim dalam beribadah kepada Allah SWt. Dan Allah SWt menilai ketaqwaan seorang manusia, selain ikhlas beribadah kepada Allah, juga Allah SWt menilai seorang mukmin dari tingkatan hati nya yang bersih. Namun bila hati seorang mukmin ada kotor atau terjangkit penyakit hati. Maka pasti nya akan timbul kerenggangan hubungan antara manusia tersebut dengan Sang Khalik Allah SWt.
Sakit hati adalah perasaan sedih, kecewa, marah, atau tersakiti akibat perlakuan orang lain.
Dalam Islam, kondisi ini termasuk ujian hati yang harus dihadapi dengan iman dan kesabaran.
Allah SWt berfirman:
“Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan mengatakan: ‘Kami telah beriman’, sedangkan mereka belum diuji?”
(QS. Al-Ankabut: 2)
Berikut ini ada 7 Obat Sakit Hati Menurut Islam
1. Sabar (الصبر)
Sabar adalah kunci utama dalam menghadapi sakit hati
.
Dalil:
“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”
(QS. Al-Baqarah: 153)
Menahan diri dari emosi berlebihan
Tidak membalas keburukan dengan keburukan
2. Memaafkan (العفو)
Memaafkan orang lain adalah obat paling ampuh untuk menenangkan hati.
Dalil:
“Hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin Alloh mengampunimu?”
(QS. An-Nur: 22)
Hati menjadi lebih ringan
Mendapat ampunan dari Allah SWt
3. Husnuzhan (Berprasangka Baik)
Berusaha berpikir positif terhadap takdir dan orang lain.
Dalil:
“Wahai orang-orang beriman, jauhilah banyak prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa.”
(QS. Al-Hujurat: 12)
Menghindari overthinking
Menenangkan pikiran
4. Mendekat kepada Allah (Dzikir & Doa)
Hati yang dekat dengan Allah SWt akan lebih tenang.
Dalil:
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Alloh hati menjadi tenang.”
(QS. Ar-Ra’d: 28)
Dzikir pagi dan petang
Sholat malam
Membaca Al-Qur’an
5. Mengendalikan Amarah
Marah yang tidak terkontrol memperparah sakit hati.
Hadits:
Rosulullah saw bersabda:
“Orang kuat bukanlah yang pandai bergulat, tetapi yang mampu menahan amarahnya.”
(HR. Bukhari & Muslim)
6. Ikhlas Menerima Takdir
Meyakini bahwa semua yang terjadi adalah ketentuan Allah.
Dalil:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal itu baik bagimu.”
(QS. Al-Baqarah: 216)
Mengurangi kekecewaan
Menumbuhkan ketenangan batin
7. Menjaga Silaturahmi
Jangan memutus hubungan meski pernah disakiti.
Hadits:
“Bukanlah orang yang menyambung silaturahmi itu yang membalas kebaikan, tetapi yang tetap menyambung ketika diputus.”
(HR. Bukhari)
Semoga kita diberikan kesehatan kekuatan keselamatan dan rizki yang luas dan berkah
Jangan lupa sedekah
ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ
“Maha suci Engkau ya Alloh, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu”








