Sukabumi, West Java Post
Keberangkatan Haji reguler yang di tunggu para jamaah yang telah mendaftar sedari lama, nampak nya untuk tahun keberangkatan haji di tahun 2026 ini harus bersabar.
Kuota haji reguler, khusus di Kota Sukabumi yang mana sebelumnya mendapatkan jatah kuota sebanyak 243 Jamaah, namun untuk tahun 2026 ini, sesuai data yang keluar dari Kementrian haji, untuk keberangkatan di tahun 2026, kota sukabumi hanya mendapatkan kuota keberangkatan 28 jamaah dengan cadangan 6 jamaah. Sementara untuk kabupaten sukabumi, kuota keberangkatan untuk jamaah haji reguler yang tadinya mendapatkan jatah kuota keberangkatan 1535 jamaah, untuk tahun 2026 ini hanya mendapatkan jatah kuota keberangkatan sebanyak 124 jamaah haji dengan kuota cadangan sebanyak 22 jamaah haji.

foto : daftar kuota haji reguler di tahun 2025, dan kuota haji reguler untuk tahun 2026
Penurunan jatah kuota haji reguler untuk di tahun 2026, khusus nya di berbagai daerah di pulau jawa, termasuk jawa barat tertuju untuk pemerataan pembagian kuota haji yang ada di luar pulau jawa. Pemangkasan kuota haji reguler bertujuan di tahun 2026 ini bertujuan untuk mengurangi waktu tunggu, yang biasa nya paling lama 40 tahun, namun kini pengurangan daftar tunggu di turunkan menjadi paling lama 26 tahun. Sehingga jamaah di berbagai daerah di luar pulau jawa pun mempunyai kesempatan yang sama untuk agar segera bisa berangkat melaksanakan ibadah haji reguler ke tanah mekah.
Namun dengan pengurangan kuota keberangkatan haji reguler di tahun 2026 ini, banyak jamaah haji, khusus nya yang berada di sukabumi, jawa barat seperti kaget dan sedikit menelan kekecewaan dengan adanya keputusan tersebut, karena tadi nya ada beberapa calon jamaah haji yang berasal dari sukabumi sudah mengikuti program manasik haji / pelatihan persiapan haji yang di laksanakan sebelumnya.
seperti narasumber yang bercerita kepada west java post, Mardial, atau yang akrab di sapa uda mardial, yang merupakan seorang pengusaha Rumah Makan padang Embun Pagi di Kota Sukabumi, tadi sebelum nya Mardial sudah mendaftarkan orangtua mertua nya agar bisa berangkat haji reguler, berharap dan berdoa agar di tahun 2026 ini orangtua mertua nya bisa berangkat haji, namun kini ada ke khawatiran dengan adanya kebijakan baru ini, namun walaupun orangtua mertua mardial sudah mengikuti manasik haji sebelumnya, mardial selalu berdoa mudah – mudahan orangtua mertua nya di tahun 2026 ini bisa berangkat ujar Mardial. @red









