Kualitas MBG di Kota Sukabumi diminta oleh Komisi III DPRD agar lebih Maksimal dalam pelayanan

Sukabumi, West Java Post

Komisi III DPRD Kota Sukabumi pada Selasa, 24/02/26, memanggil Ketua Satgas, BGN, dan Dinas terkait perihal pelayanan Makan Bergizi Gratis ( MBG ) di kota sukabumi agar memberikan yang terbaik untuk para penerima manfaat dari program MBG yang mana para penerima manfaat meliputi Siswa – siswi Sekolah dan B3 ( Bu nyusui, Bu hamil, dan Balita ).

Dalam rapat yang membahas perihal kualitas pelayanan MBG di kota sukabumi di gelar di gedung DPRD Kota Sukabumi, yang mana dalam rapat tersebut, Anggota DPRD Kota Sukabumi Abdul Kohar menjadi salah satu yang memimpin rapat dalam bahasan kualitas pelayanan MBG di Kota Sukabumi.

Dalam rapat tersebut, Komisi III DPRD Kota Sukabumi, mengevaluasi kepada para penyelenggara MBG, baik dari Satuan Tugas MBG, BGN, Dinas terkait, juga para perwakilan pengelola dapur SPPG di kota sukabumi.

Setelah viral banyak nya postingan di media sosial warga perihal menu MBG yang di bagikan melalui postingan foto menu penerima manfaat MBG, Komisi III menyikapi, agar di kota sukabumi para mitra BGN, yaitu pengelola dapur MBG, agar bisa memberikan penyajian menu, serta pelayanan yang menyasar kepada penerima manfaat yaitu para siswa – siswi sekolah, juga untuk B3 agar lebih maksimal dan sesuai dengan gizi yang berkualitas.

Menurut Abdul Kohar, Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai PKS yang mana Abdul Kohar juga tergabung di Komisi III DPRD Kota Sukabumi, ” MBG di Kota Sukabumi ini harus berjalan sesuai regulasi aturan yang telah di tetapkan untuk menyuguhkan Makan Bergizi Gratis yang sesuai dengan porsi nya. Menurut Kohar, di jaman Media Sosial yang masif ini, seharus nya Dapur SPPG yang beroperasi di kota sukabumi harus betul – betul memperhatikan menu sajian yang akan di berikan kepada penerima manfaat MBG. ya saya minta para pengelola Dapur SPPG jangan sampai mengabaikan hak tugas pokok nya sebagai mitra penyedia menu MBG dengan menyuguhkan menu yang tidak sesuai atau pun mengurangi porsi. Jadi harus bisa menyuguhkan menu yang berkualitas dan maksimal, juga harus bisa memperhatikan lingkungan. Jadi kita tidak ingin program MBG, khusus nya di kota sukabumi menjadi menambah permasalahan baru di kota sukabumi akibat dari pelayanan yang kurang berkualitas, kurangnya memperhatikan lingkungan, serta kurang maksimal dalam hal menjaga menu gizi yang terbaik bagi warga kota sukabumi, sehingga Abdul Kohar meminta agar MBG di kota sukabumi agar lebih profesional, berkualitas, dan memperhatikan lingkungan.

Maka, dengan pemanggilan para penyelenggara program Makan Bergizi Gratis yang ada di kota sukabumi ini, DPRD Kota Sukabumi melalui Komisi III selalu ada untuk menjadi kontroling demi keadilan bagi warga masyarakat kota sukabumi, ujar Abdul Kohar. @red

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *