Khasanah Islam : Tentramkanlah Hati, karena Allah Bersama mu

KHASANAH ISLAM

Oleh : Ustadz Wawan Juanda SH ( Ketua DPRD dari Partai PKS )

Assalamualaikum Wr. Wb

Hidup di dunia tidak pernah lepas dari ujian, kesedihan, dan rasa takut. Namun, seorang mukmin tidak pernah benar-benar sendiri. Karena di balik segala kesulitan, ada kehadiran Alloh yang selalu menyertai hamba-hamba-Nya. Itulah sebabnya hati orang beriman senantiasa tenteram bukan karena dunia, tapi karena keyakinannya bahwa Alloh selalu bersamanya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَ لَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ
allaziina aamanuu wa tathma-innu quluubuhum bizikrillaah, alaa bizikrillaahi tathma-innul-quluub

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
(QS. Ar-Ra’d 13: Ayat 28 ).

Makna Ketentraman dalam Iman
Ketentraman hati (سَكِينَة sakinah) adalah karunia besar dari Allah yang diberikan kepada hamba yang beriman dan bertawakal.

Hati yang tenang tidak berarti bebas dari masalah, tetapi hati yang mampu menghadapi segala ujian dengan penuh keyakinan bahwa Allah tidak akan meninggalkannya.

Firman Allah SWt :

Surah Al-Baqarah ayat 153
“Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”
(QS. Al-Baqarah: 153)

Ayat ini menjadi penegas bahwa dalam setiap kesulitan, Allah tidak jauh. Alloh bersama orang yang sabar. Artinya, siapa yang bersabar dan tidak berputus asa, akan merasakan pertolongan dan ketenangan dari-Nya.

Surah At-Taubah ayat 40
“Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah SWt bersama kita.”
(QS. At-Taubah: 40)

Ayat ini diucapkan oleh Rosulullah SAW kepada Abu Bakar Ash-Shiddiq ketika bersembunyi di Gua Tsur saat hijrah. Meski dikejar musuh, Rosulullah tetap tenang karena yakin bahwa kebersamaan Allah SWt lebih kuat daripada rasa takut pada manusia.

Firman Allah SWt :

Surah Ar-Ra’d ayat 28
“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Alloh. Ingatlah, hanya dengan mengingat Alloh hati menjadi tenteram.”
(QS. Ar-Ra’d: 28)

Hati yang senantiasa berdzikir dan menyebut nama Allah akan merasakan ketenangan yang tidak bisa diberikan oleh dunia. Inilah sumber sejati dari kedamaian batin.

Rosulullah SAW bersabda:

“Ketahuilah, sesungguhnya di dalam jasad ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh jasad; jika ia rusak, maka rusaklah seluruh jasad. Ketahuilah, segumpal daging itu adalah hati.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hati yang baik adalah hati yang merasa cukup dengan Allah, yakin dengan takdir-Nya, dan selalu bergantung kepada-Nya. Maka ketenangan sejati lahir dari hati yang mengenal dan mencintai Allah.

Ketenangan bukan karena keadaan, tetapi karena keyakinan.
Orang beriman tetap tenang bahkan dalam kesulitan, karena tahu bahwa Allah bersamanya.

Zikir adalah obat hati yang gelisah.
Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang dan kuat menghadapi cobaan.

Sabar dan sholat adalah kunci pertolongan Allah.
Saat hati mulai gelisah, kembali pada dua hal ini: bersabar dan mendekat kepada Allah.

Percaya pada janji Allah.
Tidak ada satu pun hamba yang ditinggalkan jika ia tetap berpegang teguh pada iman.

Maka, jika hari ini merasa letih, gelisah, atau takut tenangkanlah hatimu, karena Allah SWt bersamamu.
Dia lebih dekat dari urat lehermu, Dia tahu air matamu, mendengar doamu, dan tidak akan membiarkanmu sendirian.

Semoga kita diberikan kesehatan kekuatan keselamatan dan rizki yang luas dan berkah

Jangan lupa sedekah
ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ

“Maha suci Engkau ya Alloh, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu”
*

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *