Khasanah Islam : Menyikapi Roda Kehidupan

KHASANAH ISLAM

Sambutlah setiap hari dengan tanpa dengki, hasad, khianat, dan semisal. Surga Allah SWAT adalah untuk siapa saja yang datang dengan hati yang selamat

Adakalanya dalam hidup ini kita berada di atas dan adakalanya kita berada di bawah.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَهُوَ الَّذِيْ جَعَلَـكُمْ خَلٰٓئِفَ الْاَ رْضِ وَرَفَعَ بَعْضَكُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجٰتٍ لِّيَبْلُوَكُمْ فِيْ مَاۤ اٰتٰٮكُمْ ۗ اِنَّ رَبَّكَ سَرِيْعُ الْعِقَا بِ ۖ وَاِ نَّهٗ لَـغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

wa huwallazii ja’alakum kholaaa-ifal-ardhi wa rofa’a ba’dhokum fauqo ba’dhing darojaatil liyabluwakum fii maaa aataakum, inna robbaka sarii’ul-‘iqoobi wa innahuu laghofuurur rohiim

“Dan Dialah yang menjadikan kamu sebagai khalifah-khalifah di Bumi dan Dia mengangkat (derajat) sebagian kamu di atas yang lain, untuk mengujimu atas (karunia) yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu sangat cepat memberi hukuman, dan sungguh Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang.”
(QS. Al-An’am 6: Ayat 165).

Kemarin kita bahagia, hari ini kita bersedih.
Kemarin kita sehat, hari ini kita sakit.

Kemarin kita memiliki, hari ini kita kehilangan.
Kemarin kita aman, hari ini kita mendapat musibah.

Demikianlah hidup, bahwa tidak ada jaminan kita akan tetap terus dalam posisi yang aman dan nyaman.

Sebab hidup akan terus mendapat ujian, dan pasti akan tiba masanya dimana kita akan mengalami berat dan perihnya hari-hari.

Dan masalah yang datang dengan segala kepahitan yg melanda bisa jadi itu cara Allah ingin menaikkan derajad kita.

Atau bisa jadi itu merupakan teguran atau isyarat bahwa Allah sedang rindu agar kita kembali padaNya.

Karena mungkin saat ini kita sering lalai ketika mendapat nikmat dariNya, sehingga kita terbuai dan enggan mengingat Allah, Maka Allah pun sapa kita dengan ujian.

Ketika kita berada dipuncak kesenangan atau kebahagiaan, maka Allah menyapa kita dengan masalah, agar kita sadar jangan terlalu foya-foya, lalai, sombong dan melampaui batas.

Ketika kondisi kita fit, keadaan tubuh sehat dan bugar, maka Allah menegur kita dengan sakit, agar kita jangan merasa kuat, merasa hebat, sehingga kita memohon, selalu memuji dan mengucapkan syukur atas nikmatnya.

Ketika kita disibukkan dengan mengurus pundi-pundi kekayaan, perhiasan, ternak, sawah dan perusahaan, maka Allah menegur kita dengan kehilangan, bangkrut, gagal panen, agar kita kembali sadar siapa yang menjamin rezeki, agar kita jangan pelit, harta adalah titipan, ada hak orang lain yg harus kita bagi.

Begitulah terkadang cara Allah menegur kita, agar kita kembali kepada-Nya.

Ujian adalah merupakan pesan cinta dariNya yang harus kita baca.

Dan setiap ujian yang datang pasti ada hikmah di dalamnya.

Sebab kadang perut yang lapar, dompet yang kosong, tubuh yang terbaring sakit, masalah yang menimpa, sering kali dapat memberi pelajaran terbaik dalam hidup kita yang lalai…

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَاۤ اِنْ نَّسِيْنَاۤ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَاۤ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَا قَةَ لَنَا بِهٖ ۚ وَا عْفُ عَنَّا ۗ وَا غْفِرْ لَنَا ۗ وَا رْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰٮنَا فَا نْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.””
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 286)

Jangan lupa sedekah
ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ
“Maha suci Engkau ya Alloh, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu”

Penyusun : Ustadz Wawan Juanda SH ( Ketua DPRD Kota Sukabumi )

 

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *