Khasanah Islam : Menjadi Orang yang Cerdas dalam mempersiapkan Kematian

KHASANAH ISLAM

Oleh : Ustadz Wawan Juanda SH ( Ketua DPRD Kota Sukabumi )

Assalamualaikum Wr. Wb

Sambutlah setiap hari dengan tanpa dengki, hasad, khianat, dan semisal. Surga Allah Jalla Jallaluh adalah untuk siapa saja yang datang dengan hati yang selamat

Bukankah setiap perputaran jarum jam pada porosnya sejatinya adalah umur kita yang kian menua?

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اَللّٰهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَآءُ وَيَقْدِرُ ۗ وَفَرِحُوْا بِا لْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۗ وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا فِى الْاٰ خِرَةِ اِلَّا مَتَا عٌ

allohu yabsuthur-rizqo limay yasyaaa-u wa yaqdir, wa farihuu bil-hayaatid-dun-yaa, wa mal-hayaatud-dun-yaa fil-aakhiroti illaa mataa’

“Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasi (bagi siapa yang Dia kehendaki). Mereka bergembira dengan kehidupan dunia, padahal kehidupan dunia hanyalah kesenangan (yang sedikit) dibanding kehidupan akhirat.”
(QS. Ar-Ra’d 13: Ayat 26).

Tidakkah hari-hari kalender yang kita sobek,
Pekan, Bulan yg terlewat dan pergantian tahun sebenarnya hanya mengantar kita semakin dekat ke liang lahat ?

Tahun-tahun berlalu, waktu berganti, lihat malaikat maut mencabut teman-teman kita, saudara kita, bahkan mungkin pula keluarga kita.

Lalu belum cukupkah hal itu untuk kita jadikan renungan bahwa cepat atau lambat pasti kita semua juga akan menyusul mereka.

Lantas mengapa kita tidak segera bertaubat dan bergegas menyiapkan bekal amal shalih ?

Dari Abdullah bin Umar radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

يا رسولَ اللَّهِ أيُّ المؤمنينَ أفضلُ ؟ قالَ : أَحسنُهُم خُلقًا ، قالَ : فأيُّ المؤمنينَ أَكْيَسُ ؟ قالَ : أَكْثرُهُم للمَوتِ ذِكْرًا ، وأحسنُهُم لما بعدَهُ استِعدادًا ، أولئِكَ الأَكْياسُ

“Wahai Rasulullah, orang Mu’min mana yang
paling utama ?
Nabi menjawab: yang paling baik akhlaknya.
Orang Anshar bertanya lagi: lalu orang Mu’min
mana yang paling cerdas ?
Nabi menjawab: yang paling banyak mengingat mati, dan yang paling baik dalam menyiapkan bekal untuk akhiratnya, itulah orang-orang yang cerdas” (HR. Ibnu Majah no. 3454, dihasankan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah).

Syaikh Bin Baz rahimahullah berkata :

“Bisa jadi ajal itu sudah dekat sementara engkau masih lalai, banyak orang yang di waktu pagi tidak mendapati waktu sore, masih di waktu sore namun tidak mendapati waktu pagi, ada yang tidur tidak bangun-bangun. Orang yang cerdas dan brilian akan selalu bersiap-siap dan berhati-hati dan persiapan menuju akhirat” (Syarh Riyadushsholihin 1/245)

Ya Allah, berikan kami taufiq dan hidayah dalam ketaatan, dan wafatkan kami dalam keadaan Husnul Khatimah.

Jangan lupa sedekah

ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ
“Maha suci Engkau ya Alloh, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu”.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *