Khasanah Islam : Ganjaran Jika Kebaikan di balas dengan Keburukan

KHASANAH ISLAM

Oleh Ustadz Wawan Juanda SH ( Ketua DPRD Kota Sukabumi dari Partai PKS )

Assalamualaikum Wr. Wb

Dalam kehidupan, tidak jarang seseorang telah berbuat baik, menolong, menyayangi, bahkan berkorban, namun justru dibalas dengan keburukan, pengkhianatan, atau kezoliman.

Di dalam Islam, kita dilarang untuk berbuat Zholin kepada sesama saudara sesama muslim

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

لَا يُحِبُّ اللّٰهُ الْجَــهْرَ بِا لسُّوْٓءِ مِنَ الْقَوْلِ اِلَّا مَنْ ظُلِمَ ۗ وَكَا نَ اللّٰهُ سَمِيْعًا عَلِيْمًا

laa yuhibbullohul-jahro bis-suuu-i minal-qouli illaa mang zhulim, wa kaanallohu samii’an ‘aliimaa

“Allah tidak menyukai perkataan buruk, (yang diucapkan) secara terus terang kecuali oleh orang yang dizalimi. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.”
(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 148)

اِنْ تُبْدُوْا خَيْرًا اَوْ تُخْفُوْهُ اَوْ تَعْفُوْا عَنْ سُوْٓءٍ فَاِ نَّ اللّٰهَ كَا نَ عَفُوًّا قَدِيْرًا

ing tubduu khoiron au tukhfuuhu au ta’fuu ‘ang suuu-ing fa innalloha kaana ‘afuwwang qodiiroo

“Jika kamu menyatakan sesuatu kebajikan, menyembunyikannya, atau memaafkan sesuatu kesalahan (orang lain), maka sungguh, Allah Maha Pemaaf, Maha Kuasa.”
(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 149).

Islam mengajarkan bahwa perbuatan tersebut bukan hanya tercela secara akhlak, tetapi juga mendatangkan akibat buruk di sisi Alloh swt.

Kebaikan Wajib Dibalas dengan Kebaikan atau Minimal Tidak Dibalas Buruk.

Firman Alloh swt :

هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

“Tidak ada balasan bagi kebaikan kecuali kebaikan (pula).”
(QS. Ar-Rahman: 60)

Makna ayat:
Membalas kebaikan dengan keburukan berarti menyalahi prinsip keadilan dan ihsan yang Alloh tetapkan.

Kebaikan yang Dibalas Keburukan Termasuk Kezoliman.

Allah SWt berfirman:

وَلَا يَحِيقُ الْمَكْرُ السَّيِّئُ إِلَّا بِأَهْلِهِ

“Tipu daya yang jahat itu tidak akan menimpa kecuali pelakunya sendiri.”
(QS. Fathir: 43)

Orang yang membalas kebaikan dengan keburukan sejatinya sedang menzolimi dirinya sendiri.

Kejahatan itu akan kembali kepadanya, baik di dunia maupun di akhirat.

Doa Orang yang Dizolimi Sangat Mustajab.

Rosulullah SAW bersabda:

اتَّقِ دَعْوَةَ الْمَظْلُومِ فَإِنَّهَا لَيْسَ بَيْنَهَا وَبَيْنَ اللَّهِ حِجَابٌ

“Takutlah kalian terhadap doa orang yang dizolimi, karena tidak ada penghalang antara doanya dengan Allah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Akibatnya:
Orang yang membalas kebaikan dengan keburukan berpotensi mendapatkan doa keburukan dari orang yang dizolimi, dan doa tersebut sangat cepat dikabulkan.

Hilangnya Keberkahan Hidup

Allah SWt berfirman:

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ

“Musibah apa pun yang menimpa kalian adalah akibat perbuatan tangan kalian sendiri.”
(QS. Asy-Syura: 30)

Membalas kebaikan dengan keburukan dapat menghilangkan keberkahan rezeki, keluarga, dan ketenangan hidup.

Balasan Allah Lebih Adil daripada Balasan Manusia

Allah SWt berfirman:

إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

“Sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang-orang zolim.”
(QS. Ali ‘Imran: 57)

Allah Maha Melihat setiap kebaikan dan keburukan. Kebaikan yang dibalas dengan keburukan tidak akan sia-sia, dan kezoliman pasti akan dibalas oleh Allah dengan adil.

Sikap Orang Beriman Saat Kebaikannya Dibalas Keburukan

Allah SWt berfirman:

ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ

“Tolaklah (kejahatan) dengan cara yang lebih baik.”
(QS. Fussilat: 34)

Pelajaran
Orang beriman tetap menjaga akhlak, bersabar, dan menyerahkan balasan kepada Allah, karena balasan Allah jauh lebih sempurna.

Membalas kebaikan dengan keburukan adalah dosa, kezaliman, sebab datangnya murka Allah. Sementara bagi orang yang dizalimi, Allah menjanjikan pertolongan, pahala, dan keadilan. Oleh karena itu, jadilah hamba yang membalas kebaikan dengan kebaikan, atau minimal dengan diam dan tidak menyakiti.

“Barang siapa berbuat baik kepada manusia, sesungguhnya ia sedang menanam kebaikan untuk dirinya sendiri.

Semoga kita diberikan kesehatan kekuatan keselamatan dan rizki yang luas dan berkah

Jangan lupa sedeakah
ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ

“Maha suci Engkau ya Alloh, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *