KHASANAH ISLAM
Peringatan Isra Mi’raj yang dalam sejarah nya terjadi nya Isra Mi’raj tepat di bulan Rajab menjadikan momen untuk umat Islam agar bersyukur dengan meningkatkan ibadah kepada Allah SWt, di karenakan bulan rajab adalah salah satu bulan yang juga di muliakan oleh Allah SWt.
Segala sesuatu yang Allah SWt kehendaki pasti menyimpan hikmah di baliknya. Apalagi peristiwa agung Isra’ Mi’raj. Momen yang diperingati setiap tanggal 27 Rajab ini memiliki sejumlah hikmah.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
سُبْحٰنَ الَّذِيْۤ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَـرَا مِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَ قْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَا ۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
sub-haanallaziii asroo bi’abdihii lailam minal-masjidil-haroomi ilal-masjidil-aqshollazii baaroknaa haulahuu linuriyahuu min aayaatinaa, innahuu huwas-samii’ul-bashiir
“Maha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.”
(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 1).
8 HIKMAH DI BALIK PERISTIWA ISRA MI’RAJ
Berikut adalah delapan hikmah di balik peristiwa Isra’ Mi’raj.
1.Tingginya derajat kehambaan.
Dalam surat Al-Isra’ ayat satu mengisahkan peristiwa Isra’ Mi’raj, kata yang digunakan untuk menyebut Nabi Muhammad saw adalah ‘abdun’ yang berarti hamba.
Ini menunjukkan hamba yang benar-benar bertakwa kepada Alloh mendapat derajat yang begitu luhur di sisi-Nya.
Penyebutan kata ‘abdun’ yang ditunjukkan untuk Nabi Muhammad tidak hanya terdapat dalam surat ini saja, dalam surat lain seperti Al-Baqarah ayat 23 dan Al-Jin ayat 19
2. Pembekalan dakwah yang tangguh.
Sebelum peristiwa Isro’ Mi’raj, orang-orang yang Nabi cintai dan mendukung misi dakwahnya sepenuh hati silih berganti meninggal dunia, di sisi lain penindasan kaum Quraisy semakin hebat. Ujian bertubi-tubi agar Nabi benar-benar tangguh dalam berdakwah.
3. Menyampaikan kebenaran meskipun pahit.
Begitu pagi setelah malam Isra’ Mi’raj, Nabi mengabarkan apa yang baru dialaminya ke penduduk Makkah. Praktis, banyak orang yang tidak percaya dengan kabar ‘tidak masuk akal’ ini. Ini menunjukkan bahwa kebenaran harus tetap disampaikan, meskipun banyak mendapat penolakan.
4. Syariat Nabi Muhammad menghapus syariat nabi-nabi terdahulu.
Saat peristiwa Isro’ Mi’raj, Rosulullah saw menjadi imam sholat bagi nabi-nabi terdahulu.
Ini bukti bahwa mereka tunduk dan mengikuti risalah Nabi Muhammad saw sekaligus menjadi isyarat bahwa syariatnya telah menghapus syariat nabi-nabi sebelumnya.
5. keistimewaan Masjidil Aqsha bagi umat Muslim.
Dalam perjalanan Isro’, masjid yang berada di Palestina itu menjadi tempat tujuan Nabi, sebelum akhirnya bertolak ke Sidratul Muntaha. Ini merupakan ciri betapa mulianya masjid tersebut.
Bahkan masjid ini pernah menjadi kiblat sholat sebelum akhirnya berganti Ka’bah.
Pahala sholat di Baitul Maqdis (Masjid al-Aqsha) berphala 500 kali lipat dibanding sholat di masjid biasa.
6. Islam merupakan agama yang suci.
Ketika Nabi Muhammad SAW diberi pilihan antara air susu dan khamr saat Mi’raj di , Nabi lebih memilih susu. Kemudian Malaikat Jibril as berkata, “Engkau telah diberi hadiah kesucian.” Ini sebagai isyarat bahwa Islam adalah agama suci (fitrah).
7. Pentingnya persoalan sholat.
Malam Isro’ Mi’raj merupakan waktu disyariatkannya sholat lima waktu secara langsung, tanpa melalui perantara Malaikat Jibril sebagaimana syariat-syariat lainnya. Ini menunjukkan betapa sholat memiliki kedudukan sangat penting bagi umat Islam.
8. Nabi Muhammad SAW semakin yakin adanya syurga dan neraka.
Sebelum Mi’raj, Rosulullah SAW hanya mendengar info terkait surga, neraka, dan hal-hal gaib lainnya melalui wahyu. Ini namanya ‘ilmul yaqin, Nabi mengimaninya tapi belum melihat langsung.
Ketika Mi’raj, Rosulullah saw melihat langsung dengan mata kepala beliau sendiri. Ini namanya ‘ainul yaqin. Ketika seseorang sudah sampai pada ‘ainul yaqin, maka kemantapan atas apa yang diyakininya semakin kuat.
Semoga kita diberikan kesehatan kekuatan keselamatan dan rizki yang luas dan berkah
Jangan lupa sedekah
ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ
“Maha suci Engkau ya Alloh, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu”.
Penyusun : Ustadz Wawan Juanda SH ( Ketua DPRD Kota Sukabumi )









