Khasanah Islam : Bersyukur di panjangkan umur bertemu Ramadhan menjadi sebuah kenikmatan

KHASANAH ISLAM

Oleh : Ustadz Wawan Juanda SH ( Ketua DPRD Kota Sukabumi )

Assalamualaikum Wr. Wb,

Alhamdulillah tidak terasa hari ini sudah hari ke 7 bulan Ramadhan, pertanyaannya adalah apakah kita sampai kepenghujung Ramadhan ?
Semoga kita diberkahi oleh Allah dlm penjalan shaum Ramadhan tahun ini.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

حُنَفَآءَ لِلّٰهِ غَيْرَ مُشْرِكِيْنَ بِهٖ ۗ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِا للّٰهِ فَكَاَ نَّمَا خَرَّ مِنَ السَّمَآءِ فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ اَوْ تَهْوِيْ بِهِ الرِّيْحُ فِيْ مَكَا نٍ سَحِيْقٍ

hunafaaa-a lillaahi ghoiro musyrikiina bih, wa may yusyrik billaahi fa ka-annamaa khorro minas-samaaa-i fa takhthofuhuth-thoiru au tahwii bihir-riihu fii makaaning sahiiq

“(Beribadahlah) dengan ikhlas kepada Allah tanpa menyekutukan-Nya. Barang siapa menyekutukan Allah, maka seakan-akan dia jatuh dari langit lalu disambar oleh burung atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.”
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 31).

Kenikmatan – kenikmatan dari Allah SWt yang diberikan kepada kita selama ini, khusus nya nikmat sehat dan panjang umur haruslah kita syukuri, apalagi kita juga telah di pertemukan kembali dengan bulan Ramadhan tahun ini, sehingga kita bisa melaksanakan kembali ibadah Shaum Ramadhan dengan diberikan kesehatan yang menjadi suatu kenikmatan tiada tara yang diberikan oleh Allah SWt.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al Baqarah: 183)

Lihatlah betapa banyak di antara kita yang telah kehilangan orang² yang di cintai di beberapa tahun terakhir ini.

Ayah, Ibu, Kakak, Adik, Kakek, Nenek, Saudara, Sahabat, Teman.

Padahal mereka masih berpuasa bersama kita pada tahun-tahun yang lalu, dan mereka juga bercita-cita untuk berpuasa di tahun ini, mereka mengira bahwa kematian masih jauh menghampirinya,

Namun siapa sangka, ternyata ajal begitu cepat telah datang menghampirinya, sehingga memupuskan impian dan angan² mereka,

Maka karena itulah kita yang masih Allah berikan kesempatan untuk bertemu dengan Ramadhan ini, hendaknya kita harus bertekad memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk banyak melakukan amal shalih, Bukan justru sebaliknya dengan datangnya bulan ramadhan kita tetap biasa-biasa saja bahkan menyia-nyiakan tanpa ada semangat melakukan ibadah.

Ketahuilah, waktu yang telah kita sia² itu adalah angan-angannya berjuta-juta ruh, supaya mereka bisa kembali kedunia untuk berama shalihl, namun itu semua tidak mungkin bisa lagi terjadi karena sudah terlambat.

Imam Ibnul Jauzi رحمه الله berkata :

تالله لو قيل لأهل القبور تمنوا لتمنوا يومًا من رمضان

“Demi Allah, andaikan dikatakan kepada penghuni kubur : “Berangan-anganlah !”, maka mereka pun akan berangan-angan untuk bisa berada di satu hari saja pada bulan Ramadhan” (At-Tabshirah II/78)

Semoga hal ini menjadi renungan sekaligus penyemangat bagi kita semua, dan semoga Allah Ta’ala memberi kita kekuatan, kesehatan, kemudahan dalam menjalankan amal shalih, serta menerima amal ibadah kita di bulan Ramadhan. Aamiin.
Jangan lupa sedekah

ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ
“Maha suci Engkau ya Alloh, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu”.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *