Khasanah Islam : 12 Alasan Sholat sebagai Amalan Unggulan Utama

KHASANAH ISLAM

Sholat adalah amal yang akan ditanyai di hari perhitungan nanti di akhirat.

Dari Abu Hurairah ra berkata: “Aku mendengar Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya yang pertama kali akan dihisab dari amal hamba adalah shalat. Jika shalatnya baik ia benar-benar telah beruntung dan sukses.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَا سْتَعِيْنُوْا بِا لصَّبْرِ وَا لصَّلٰوةِ ۗ وَاِ نَّهَا لَكَبِيْرَةٌ اِلَّا عَلَى الْخٰشِعِيْنَ
wasta’iinuu bish-shobri wash-sholaah, wa innahaa lakabiirotun illaa ‘alal-khoosyi’iin

“Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Dan (sholat) itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk,”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 45)

اِنَّمَا يَعْمُرُ مَسٰجِدَ اللّٰهِ مَنْ اٰمَنَ بِا للّٰهِ وَا لْيَوْمِ الْاٰ خِرِ وَاَ قَا مَ الصَّلٰوةَ وَاٰ تَى الزَّكٰوةَ وَلَمْ يَخْشَ اِلَّا اللّٰهَ فَعَسٰۤى اُولٰٓئِكَ اَنْ يَّكُوْنُوْا مِنَ الْمُهْتَدِيْنَ
innamaa ya’muru masaajidallohi man aamana billaahi wal-yaumil-aakhiri wa aqoomash-sholaata wa aataz-zakaata wa lam yakhsya illalloh, fa ‘asaaa ulaaa-ika ay yakuunuu minal-muhtadiin

“Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta (tetap) melaksanakan sholat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada apa pun) kecuali kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.”
(QS. At-Taubah 9: Ayat 18).

Dalam ajaran Islam, sholat sebagai salah satu rukun Islam yang paling penting dan merupakan ibadah wajib yang harus dilakukan oleh setiap Muslim lima kali sehari. Tidak hanya itu, shalat juga memiliki kedudukan istimewa dalam kaitannya dengan hisab (perhitungan amal) di Hari Kiamat.

Hadis Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa sholat adalah amal pertama yang akan dihisab (diperhitungkan) di Hari Kiamat. Hal ini menandakan betapa besar peran dan nilai shalat dalam kehidupan seorang Muslim.

Hadis tentang Shalat sebagai Amal Pertama yang Dihisab
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya amal pertama yang akan dihisab dari seorang hamba pada Hari Kiamat adalah shalatnya. Jika shalatnya baik, maka baik pula seluruh amalnya. Jika shalatnya rusak, maka rusak pula seluruh amalnya.”
— (HR. Tirmidzi dan An-Nasa’i)

Hadist ini menjelaskan bahwa kualitas shalat seseorang memiliki pengaruh langsung terhadap penilaian amal-amal lainnya. Dengan kata lain, sholat merupakan tolak ukur keseluruhan amal seorang Muslim.

Berikut 12 alasan sholat ibadah yang paling utama

1. Sholat sebagai Penghubung Langsung dengan Alloh

Sholat adalah ibadah yang langsung menghubungkan seorang Muslim dengan Alloh. Tidak ada perantara antara hamba dan Tuhannya dalam ibadah ini. Oleh karena itu, shalat menjadi ibadah yang paling penting dan pertama kali diperiksa di Hari Kiamat.

Dalam sholat, seorang Muslim menghadap Alloh, memohon ampunan, berzikir, dan menunjukkan ketaatan serta kepatuhan sepenuhnya kepada-Nya. Hal ini membuat shalat sebagai wujud paling murni dari ibadah yang menguatkan ikatan spiritual antara hamba dan Tuhan.

2. Sholat sebagai Tiang Agama

Dalam Islam, shalat sering disebut sebagai “tiang agama

(عماد الدين, ‘imad al-din). Nabi Muhamad
menggambarkan bahwa agama Islam akan runtuh jika tiang ini tidak ditegakkan. Jika seorang Muslim menjaga shalatnya, berarti dia menjaga agama dan keimanannya.

Dengan kata lain, jika seseorang tidak melaksanakan shalat, maka keimanannya akan goyah. Karena pentingnya fungsi ini, tidak mengherankan bahwa shalat menjadi amal pertama yang dihisab di Hari Kiamat.

3. Sholat sebagai Bentuk Ketaatan yang Konsisten

Sholat lima waktu adalah ibadah yang dilakukan secara rutin dan konsisten sepanjang hidup seorang Muslim. Kewajiban ini dimulai sejak baligh dan berlangsung hingga akhir hayat. Oleh karena itu, shalat menjadi indikator yang paling jelas mengenai seberapa baik seorang Muslim menjalankan kewajibannya terhadap Alloh secara terus-menerus.

Hisab atas sholat mencerminkan komitmen seseorang dalam menunaikan perintah Allah secara konsisten setiap hari.

4. Pengaruh Sholat terhadap Amal Lain

Sholat tidak hanya berdampak pada hubungan langsung seorang Muslim dengan Allah, tetapi juga memengaruhi akhlak dan perbuatan sehari-hari. Al-Qur’an menyebutkan bahwa shalat mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar:

“Dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar…”
— (QS. Al-Ankabut: 45)

Sholat yang dilaksanakan dengan khusyuk akan membentuk kepribadian seorang Muslim, menjaga dirinya dari perbuatan dosa, serta meningkatkan kesadaran spiritual. Oleh karena itu, jika shalat seseorang baik, maka perilaku dan amal lainnya juga akan terpengaruh positif, dan ini menjadi dasar mengapa shalat diperiksa pertama kali di Hari Kiamat.

5. Hisab Sholat sebagai Awal Penentuan Nasib di Akhirat

Karena sholat adalah amal pertama yang dihisab, hal ini juga memiliki konsekuensi besar bagi nasib seorang Muslim di akhirat. Jika shalatnya diterima, maka ada harapan besar bahwa amal-amal lainnya juga akan diterima. Sebaliknya, jika shalatnya ditolak, amal lainnya bisa jadi mengalami hal yang sama. Oleh karena itu, shalat menjadi ukuran utama dalam hisab amal di akhirat.

6. Makna Spiritualitas di Balik Hisab Sholat

Sholat mengandung dimensi spiritual yang mendalam, yang melibatkan perasaan tunduk dan ketergantungan penuh kepada Alloh. Sholat bukan sekadar rutinitas harian, tetapi juga merupakan sarana untuk mendidik jiwa, menumbuhkan kerendahan hati, dan menguatkan kesadaran akan kehadiran Alloh dalam setiap aspek kehidupan.

Oleh karena itu, perhitungan sholat di Hari Kiamat juga menjadi cerminan dari sejauh mana seseorang telah menjaga hubungan spiritualnya dengan Alloh selama hidup di dunia.

7.Sholat merupakan kunci surga.

8.Sholat merupakan benteng yang menjaga diri dari perbuatan keji dan maksiyat.

9.Sholat merupakan pengingat kepada Alloh.

10.Sholat memberikan ketentraman dan mendamaikan.

11.Sholat menjadikan seseorang merasakan kenikmatan hakiki.

12.Sholat juga merupakan ibadah yang harus dikerjakan dengan khusyu’ dan thuma’ninah

Semoga sholat kita di terima oleh Allah SWt.

Semoga kita diberikan kesehatan kekuatan keselamatan dan rizki yang luas dan berkah

Jangan lupa sedekah
ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ
“Maha suci Engkaau ya Alloh, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu”.

Penyusun : Ustadz Wawan Juanda SH ( Ketua DPRD Kota Sukabumi )

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *