Sukabumi, West Java Post
Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda SH atau yang akrab disapa Kang Wanju, pada kesempatan di Milad Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ke 53 Tahun, secara ekslusif mengucapkan Selamat Ulang Tahun Partai PDIP yang Ke 53 Tahun.
Wawan Juanda yang sedikit memahami sejarah PDIP bercerita, Dalam perjalanan nya, Partai PDIP yang mempunyai semboyan Partai nya Wong Cilik, dalam sejarah, Partai PDIP sudah banyak memakan asam garam dunia perpolitikan di kancah nasional. Gejolak perpolitikan di Indonesia, dari Jaman Orde Baru sampai dengan jaman Reformasi 98, Partai PDIP termasuk Partai yang tercatat dalam sejarah pergolakan politik masa lalu, baik di jaman Orba, maupun Reformasi 98.
Sejarah mencatat, tragedi 27 Juli di jaman Orde Baru, ketika pergolakan konflik dualisme partai antara kubu Megawati, dengan kubu Soerjadi yang di tunjuk Presiden kedua Alm. Soeharto memicu konflik terjadi nya tragedi 27 Juli yang memperebutkan kantor sekretariat Partai di jalan Ponegoro Jakarta, karena kedua kubu tersebut saling mengklaim, baik dari kubu Megawati maupun Soerjadi yang sama – sama mengklaim bahwa PDI adalah di Ketuai oleh masing – masing kubu. Maka dari konflik 27 juli itulah, akhir nya kubu Megawati menamakan Partai PDI dengan menambahkan di belakang nya ” Perjuangan “, karena pada konflik 27 juli tersebut, kubu PDI Megawati betul – betul melakukan perjuangan panjang untuk mengklaim bahwa barisan jajaran pengurus Partai yang di pimpin oleh Megawati adalah yang sah. Dengan di bawah tekanan Orde Baru, PDIP tetap berjalan dengan gerakan underbound nya dari kampung ke kampung untuk selalu menjaga soliditas dan selalu menyuarakan keadilan di jaman Orde Baru yang selalu membatasi ruang gerak perjuangan PDI kubu Megawati. Maka ketika gejolak Reformasi 98 meletus, akibat dari jenuh nya masyarakat akan kekuasaan Orde Baru yang berkuasa selama 32 tahun dengan Presiden Alm. Soeharto sebagai pemimpin yang memimpin Indonesia selama 32 tahun tersebut, maka dengan cita – cita masyarakat Indonesia yang menginginkan Indonesia lebih Demokratis, maka meletus lah gejolak Demonstrasi besar masyarakat dan Mahasiswa pada Mei 98 yang pada akhir nya membuat Presiden kedua RI mengundurkan diri karena tidak menginginkan konflik gejolak Mei 98 menjadi berkepanjangan. Ketika Presiden Kedua mengundurkan diri, tercetus lah Pemilu yang lebih demokratis yang di ikuti puluhan Partai, yang mana Partai PDIP pun akhir nya bisa tampil di kontestasi Pemilu 99, dimana pada akhir nya PDIP mendapat simpati besar dari seluruh masyarakat Indonesia dan meraih suara terbanyak di Pemilu 99.
Maka dengan sejarah yang panjang itu, saya Wawan Juanda SH mengakui bahwa beberapa contoh kegigihan para kader PDIP yang konsistensi berjuang demi menjaga keutuhan Partai, di akui menjadi inspirasi nya, bahwa dalam berjuang di ranah politik dan Partai harus lah teguh dalam konsistensi untuk menciptakan soliditas perjuangan melalui jalur partai.
Maka dengan kekaguman dari perjuangan melalui perjalanan yang panjang dari Partai PDIP tersebut, di momen Milad Partai PDIP yang Ke 53 Tahun, dengan semboyan di Milad ke 53 yaitu ” Satyam Eva Jayate “, saya Wawan Juanda SH selaku Ketua DPRD Kota Sukabumi, juga mewakili dari Partai PKS Kota Sukabumi mengucapkan Selamat Milad PDIP yang Ke 53 Tahun. Tetap lah Solid dan Konsisten dalam berjuang untuk kepentingan Rakyat agar tercipta kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh Rakyat Indonesia. @red









