KHASANAH ISLAM
Oleh : Ustadz Wawan Juanda SH ( Ketua DPRD Kota Sukabumi )
Assalamualaikum Wr. Wb
Pertolongan Allah bisa datang kapanpun, di manapun, dan dalam kondisi apapun, seperti kisah seorang pemuda yang ibunya di rawat di rumah sakit dan harus masuk ruang ICU.
Dokter yang menangani ibu pemuda tersebut berterus terang: “Keadaan ibumu tidak ada harapan sembuh dan sewaktu-waktu ia akan meninggal dunia.”
Pemuda itu meninggalkan rumah sakit dengan hati yang sedih mengingat sakit ibunya.
Esoknya dalam perjalanan menuju ke rumah sakit untuk menengok ibunya, pemuda itu berhenti di pom bensin. Selagi ia menunggu petugas mengisi bensin ke tangki mobilnya, tanpa sengaja pemuda itu melihat seekor kucing bersama anaknya berteduh di bawah kotak.
Pertolongan Allah Datang Karena Memberi Makan Kucing
Kucing itu kelihatan tak mampu untuk berjalan. Dia termenung sejenak..!
“Siapakah yang akan memberi kucing itu makan dalam keadaan begitu,” ujarnya dalam hati. Pemuda itu lalu masuk ke sebuah mini market yang ada di pom bensin tersebut.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَاَ قِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰ تُوا الزَّکٰوةَ ۗ وَمَا تُقَدِّمُوْا لِاَ نْفُسِكُمْ مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوْهُ عِنْدَ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ
wa aqiimush-sholaata wa aatuz-zakaah, wa maa tuqoddimuu li-angfusikum min khoiring tajiduuhu ‘ingdalloh, innalloha bimaa ta’maluuna bashiir
“Dan laksanakanlah sholat dan tunaikanlah zakat. Dan segala kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu, kamu akan mendapatkannya (pahala) di sisi Allah. Sungguh, Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 110).
Dibelikannya ikan tuna dalam kaleng, dibukakannya kaleng ikan tuna itu untuk diberikan kepada kucing tadi. Kemudian si pemuda meneruskan perjalanannya ke rumah sakit.
Ketika ia akan menghampiri ibunya masuk ke ruang ICU. Alangkah terperanjatnya dia, ternyata ibunya telah tiada di ruang ICU itu. Hatinya resah dan tangannya gemetar. Ia bergegas lari untuk bertanya kepada perawat yang bertugas.
“Di mana ibuku..?”
Si perawat itu berkata: “Ibumu sudah berangsur pulih dan kami pindahkan ke ruang perawatan biasa.”
Pemuda itu kembali lari menuju ruang perawatan yang ditunjukkan perawat. Terkejut ia mendapatkan ibunya, yang ketika itu dalam keadaan ceria.
Ia mencium tangan dan memeluk ibunya seraya bertanya apa terjadi mengapa seketika bisa pulih.
Ibunya memberitahu ketika dalam keadaan tidak sadar di ruang ICU, ibunya melihat kucing dan anak-anaknya menadahkan tangan ke arah langit sambil berdo’a memohon ibunya disembuhkan dengan segera.
Pemuda itu terharu mendengar apa yang diceritakan ibunya.
Maka segala puji bagi Dzat Maha Luas Karunia Kasih Sayang yang meliputi segala sesuatu.
Segala puji bagi Allah, sedekah jariah melepaskan kita daripada penderitaan, dengan izin Allah.
Sembuhkan penyakitmu dengan melakukan sedekah.
Itu hanya sekaleng kecil ikan tuna.
“اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ”
Artinya: “Takutlah pada api neraka meskipun hanya dengan separuh kurma (yang disedekahkan).”
(HR. Bukhari No. 1417 & Muslim No. 1016)
Maknanya: sekecil apa pun sedekah, nilainya besar kalau ikhlas—bisa jadi pelindung dari neraka.
Masya Allah.
“لَا تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ”
Artinya: “Jangan remehkan kebaikan sedikit pun—meski hanya menyapa saudaramu dengan wajah berseri.” (HR. Muslim No. 2626)
Kecil di mata kita, bisa besar nilainya di sisi Allah.
أَلْقَاءُكَ مِنْ وَجْهِ أَخِيكَ صَدَقَةٌ… وَإِمَاطَتُكَ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ صَدَقَةٌ”
Artinya: “Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah… dan menyingkirkan gangguan dari jalan juga sedekah.” (HR. Bukhari & Muslim)
Kebaikan bukan cuma uang—bisa sapaan, bisa bersihkan jalan.
Allah sungguh Maha penyayang. Kebaikan yang kita lakukan dengan ikhlas meski kecil akan Allah hitung. Meski hati gelisah, jangan sampai menghalangi kita dari berbuat kebaikan atau menolong terhadap sesama baik manusia maupun mahluk hidup lainnya.
Jangan lupa sedekah
ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ
“Maha suci Engkau ya Alloh, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu”.








