Musrenbang Kecamatan Cikole 2026, Target Pemkot Perkuat APBD 2026 yang saat ini berada di bawah angka APBD 2025

Sukabumi, West Java Post

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan Cikole Tahun 2026 yang di selenggarakan pada Rabu, 28/01/26 bertempat di Aula kecamatan Cikole di hadiri berbagai elemen masyarakat juga Pejabat pemerintahan Kota Sukabumi.

Dalam Musrenbang Kecamatan Cikole Januari 2026, masyarakat dan pemerintah kota sukabumi bertekad untuk menggenjot perekonomian di berbagai sektor. Sesuai dengan tema musrenbang, dimana dalam tema tersebut adalah ” Transformasi Ekonomi melalui Penguatan SDM, Ekonomi Kreatif, dan layanan publik Digital “, Pemkot Sukabumi ingin memperkuat ekonomi lewat sektor ekonomi kreatif, UMKM, Ekonomi berbasis Digital, dan lainnya. Penguatan ekonomi tersebut bertujuan selain untuk memberi jalan income bagi masyarakat, juga demi menggenjot pemasukan APBD Kota Sukabumi ke tahap maksimal.

oppo_2

Walikota Sukabumi Ayep Zaki yang hadir di Musrenbang 2026 Kecamatan Cikole setelah di akhir pemaparan nya, saat di wawancara Media mengatakan, ” APBD Kota Sukabumi untuk 2026 ini 1,175 Triliyun, APBD yang ada saat ini tidak akan cukup untuk pembangunan, maka kita akan bekerja keras untuk mengejar target, paling tidak harus di atas APBD tahun 2025. APBD tahun 2025 adalah 1, 320 Triliyun, sehingga untuk APBD tahun 2026 ini harus naik atau lebih tinggi dari APBD tahun 2025.maka mimpi saya untuk APBD Kota Sukabumi di tahun 2026 ini bisa naik di angka 1,400 Triliyun, ya tapi kita lihat realisasi nya, yang jelas APBD 2026 ini ya harus di atas APBD tahun 2025. ‘ kalau APBD tahun 2026 ini di bawah APBD tahun 2025, ya kita tidak bisa membangun. Arti nya pembangunan nya seperti di tahun 2025. Kalau di tahun 2026 ini pembangunan nya agak meloncat atau meningkat, APBD tahun 2026 ini harus di naikkan atau di genjot ke angka di atas APBD tahun 2025.

Sementara itu Kepala Bapeda Kota Sukabumi Hasan Asari yang juga di Wawancara mengatakan, ” bahwa arahan pa walikota sudah jelas, bahwa di Musrenbang 2026 tingkat kecamatan ini bukan hanya sekedar berbicara mengenai berapa anggaran belanja daerah yang akan di perlukan, tapi bagaimana juga bisa membantu target – target pendapatan, karena rumusan nya adalah Anggaran Pendapatan Belanja daerah, maka di Musrenbang ini juga di harapkan turut bisa membantu pak wali serta SKPD terkait untuk di samping bagaimana belanja daerah bisa mencapai sasaran, juga bisa menggenjot untuk meningkatkan pendapatan asli daerah pada APBD tahun 2026 sesuai target yang di tentukan yaitu sebesar 1,400 Triliyun. Saat kontributor West Java Post menanyakan bagaimana penggunaan pembelanjaan pembangunan anggaran APBD tahun 2026 yang kini hanya sebesar 1,175 Triliyun, berada di bawah APBD tahun 2025 yang berada di angka 1,320 Triliyun, Kepala Bapeda Kota Sukabumi Hasan Asari mengatakan, kalau melihat kondisi anggaran APBD tahun 2026 ini berada di bawah tahun 2025, tentu akan terjadi stagnan dalam pembangunan kota sukabumi untuk tahun anggaran 2026. Maka sesuai yang di harapkan walikota, harus ada upaya usaha dan ikhtiar dari seluruh SKPD dan termasuk kecamatan dari seluruh 35 SKPD itu untuk bersama sama mengejar target APBD tahun 2026 yang di harapkan bisa mencapai di angka 1,400 Triliyun melebihi APBD tahun 2025 yang sebesar 1,320 Triliyun. @red

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *