Khasanah Islam : Meraih Kebahagiaan Keluarga Islami

KHASANAH ISLAM

Keluarga adalah pondasi pertama dan utama dalam kehidupan manusia. Dari keluargalah muncul generasi beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Kebahagiaan keluarga bukan diukur dari harta, tapi dari keberkahan, kasih sayang, dan ketenteraman hati karena Allah SWt.

Di dalam Islam, untuk membangun keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah, ummat muslim sudah di pandu agar mencapai kepada keluarga yang bahagia melalui Al Quran dan Hadist. Bila kita mengikuti panduan tersebut, Insya Allah rumah tangga kita akan selamat di dunia dan akhirat.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَأْمُرْ اَهْلَكَ بِا لصَّلٰوةِ وَا صْطَبِرْ عَلَيْهَا ۗ لَا نَسْــئَلُكَ رِزْقًا ۗ نَحْنُ نَرْزُقُكَ ۗ وَا لْعَا قِبَةُ لِلتَّقْوٰى
wa-mur ahlaka bish-sholaati washthobir ‘alaihaa, laa nas-aluka rizqoo, nahnu narzuquk, wal-‘aaqibatu lit-taqwaa

“Dan perintahkanlah keluargamu melaksanakan sholat dan sabar dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik di akhirat) adalah bagi orang yang bertakwa.”
(QS. Ta-Ha 20: Ayat 132)

Membangun Keluarga yang Bahagia menurut Islam

Keluarga di dalam Islam adalah merupakan salah satu dari ladang ibadah. Karena di dalam setiap hubungan kekuarga atau rumah tangga, baik antara hubungan suami dan istri, hubungan orangtua dan anak, bila kita mengikuti panduan yang sudah di tulis lewat Al Quran maupun yang di terangkan oleh Hadist Rasulullah SAW, Insya Allah apa yang kita ikuti dan jalankan sesuai mengikuti panduan Al Quran dan Hadist akan mendapatkan Pahala dari Allah SWt.

Allah SWt berfirman:

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang.”
(QS. Ar-Rum [30]: 21)

Ayat ini menegaskan bahwa sakinah, mawaddah, dan rahmah adalah pilar utama kebahagiaan keluarga.

kebahagiaan keluarga di landasi dengan :

1. Landasan Kebahagiaan Taqwa kepada Allah SWt

Kebahagiaan sejati dalam keluarga dimulai dengan ketakwaan. Suami, istri, dan anak-anak yang beriman akan menjadikan rumah tangga sebagai taman ibadah.

Allah SWt berfirman :

وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Barang siapa bertakwa kepada Alloh, niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”
(QS. At-Thalaq [65]: 2-3)

Taqwa menumbuhkan rasa sabar, syukur, dan ridha, yang menjadi fondasi kebahagiaan rumah tangga.

2. Peran Suami sebagai Pemimpin

Suami bertanggung jawab memimpin dan melindungi keluarganya dengan penuh kasih dan tanggung jawab.

ٱلرِّجَالُ قَوَّٰمُونَ عَلَى ٱلنِّسَآءِ

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita.”
(QS. An-Nisa [4]: 34)

Seorang suami yang adil, sabar, dan lembut akan menjadi sumber ketenangan bagi istri dan anak-anaknya.

3. Peran Istri sebagai Penyejuk Hati

Istri salehah adalah perhiasan terbaik dunia. Ia menjadi pendamping, penenang, dan penjaga kehormatan keluarga.

Rosulullah SAW bersabda:

“Dunia itu adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang salehah.”
(HR. Muslim)

Istri yang taat kepada Alloh dan menghormati suaminya akan menumbuhkan cinta dan keharmonisan yang berkah.

4. Mendidik Anak dengan Iman dan Akhlak

Anak yang sholeh adalah kebahagiaan dan investasi akhirat bagi orang tua.

Allah SWt berfirman :

وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِٱلصَّلَوٰةِ وَٱصْطَبِرْ عَلَيْهَا
“Perintahkanlah keluargamu untuk melaksanakan salat dan bersabarlah dalam mengerjakannya.”
(QS. Thaha [20]: 132)

Mendidik anak dengan teladan, bukan hanya kata-kata, adalah kunci membentuk keluarga yang bahagia dan diridhai Alloh.

5. Komunikasi dan Kasih Sayang

Keluarga bahagia lahir dari komunikasi yang baik, saling menghargai, dan tidak mudah marah.

Rosulullah SAW bersabda:

“Orang yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya, dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya.”
(HR. Tirmidzi)

Dengan komunikasi penuh kasih, setiap masalah bisa diselesaikan tanpa pertikaian.

6. Bersyukur dan Ridho
dalam Setiap Keadaan

Keluarga yang bersyukur atas nikmat kecil akan diberi keberkahan yang besar oleh Alloh.

لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ

“Jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.”
(QS. Ibrahim [14]: 7)

Bersyukur menjadikan hati lapang, rumah tenteram, dan hubungan semakin kuat.

Kebahagiaan keluarga bukan terletak pada kemewahan, tetapi pada ketulusan dalam beribadah, saling mencintai karena Alloh, dan meneladani sunnah Rosulullah SAW.

 

Semoga kita diberikan kesehatan kekuatan keselamatan dan rizki yang luas dan berkah

Jangan lupa sedekah
ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ

“Maha suci Engkau ya Alloh, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu”

 

Penyusun : Ustadz Wawan Juanda SH ( Ketua DPRD Kota Sukabumi )

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *