Khasanah Islam : Berdoa lah, karena tidak ada Doa yang Sia – sia

KHASANAH ISLAM

Perjuanganmu tidak akan pernah sia-sia selama engkau melibatkan Allah dalam segala hal urusanmu.

Meskipun terkadang dalam kacamata dunia engkau gagal, tapi disisi Allah usahamu akan tetap bernilai.

Ketika engkau sakit dan berdoa untuk kesembuhan, namun ternyata engkau tetap sakit dan tak kujung sembuh, maka engkau dicatat tetap mendapatkan pahala.

Meski ketika engkau telah berusaha dan berharap sukses, namun ternyata engkau tetap gagal, maka engkau dicatat tetap mendapatkan pahala.

Meski ketika engkau susah dan berharap mendapat kelapangan, namun ternyata engkau tetap dalam keadaan susah, maka engkau dicatat tetap mendapatkan pahala.

Sungguh tak ada yang sia-sia dalam setiap perjuanganmu, selama engkau melibatkan Allah dalam segala hal urusanmu.

Karena ketika engkau tak mendapatkan kebaikan di dunia, niscaya engkau tetap akan mendapatkan kebaikan itu di akhirat.

Namun sejati nya, setiap Doa Umat Islam yang bertaqwa, cepat atau lambat pasti di kabulkan oleh Allah SWt. Seperti janji Allah SWt di dalam Al Quran,

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَاِ ذَا سَاَ لَـكَ عِبَا دِيْ عَنِّيْ فَاِ نِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّا عِ اِذَا دَعَا نِ ۙ  فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ
wa izaa sa-alaka ‘ibaadii ‘annii fa innii qoriib, ujiibu da’watad-daa’i izaa da’aani falyastajiibuu lii walyu-minuu bii la’allahum yarsyuduun

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 186).

Setiap Muslim, Berdoa adalah merupakan bentuk pengharapan kepada Tuhan Nya Allah SWt, karena di dalam penentu kehidupan, selain ikhtiar berusaha, Doa adalah merupakan bagian dari satu kesatuan agar segala usaha kita di lancarkan oleh Allah SWt. Maka ketika kita berusaha berikhtiar untuk mencukupi segala kebutuhan kita di dunia tanpa di barengi Doa, sungguh dari sebagian orang yang berusaha namun tidak berdoa tersebut, dia merupakan bagian dari orang – orang yang sombong dan angkuh.

Rasulullah SAW juga telah mengingatkan kepada Ummat Muslim untuk penting nya berdoa dan berharap akan pertolongan Allah SWt di setiap kehidupan keseharian nya selama di dunia.

Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW disebutkan,

« ما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنُْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا ». قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ. قَالَ « اللَّهُ أَكْثَرُ »

“Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat) melainkan Allah akan beri padanya tiga hal:

1]. Allah akan segera mengabulkan do’anya,
2]. Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan
3]. Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.”

Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do’a-do’a kalian.” (HR. Ahmad 3/18, dari Abu Sa’id; derajat hasan).

Semoga hal ini dapat menjadikan motivasi agar kita tidak mudah putus asa dan senantiasa tetap bertaqwa dan memohon kepada Allah. Sebab selama engkau bersama Allah, maka apapun hasil yang engkau dapatkan engkau akan tetap beruntung dan tidak akan pernah rugi.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَاۤ اِنْ نَّسِيْنَاۤ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَاۤ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَا قَةَ لَنَا بِهٖ ۚ وَا عْفُ عَنَّا ۗ وَا غْفِرْ لَنَا ۗ وَا رْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰٮنَا فَا نْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.””
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 286).

Jangan lupa sedekah
ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ
“Maha suci Engkau ya Alloh, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu”

 

Penyusun : Ustadz Wawan Juanda SH ( Ketua DPRD Kota Sukabumi )

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *